Safar, Garut

“Persiapan dauroh, antara naik gunung dan kesempatan untuk expose diri di kantor; tiga tantangan dalam waktu berbarengan yang bikin diri tersadar diri ini masih belum terbiasa dengan beban yang besar.

Ada excitement yang terasa, tapi menikmatinya selalu terhalang kecemasan, was was dan keraguan, seminggu terakhir pun terasa mau UN lagi.

Alhamdulillah banget bisa dapat pengalaman safar bareng sosok yang mengajarkan senyum dan percaya pada pertolongan Allah SWT di saat akal sudah memberi lampu hijau untuk panik. Yang beliau ajarkan : peliaharah senyum dan optimisme bukan keraguan dan was was yang berlebihan.

Mudah-mudahan diri ini diridhai untuk dapat menyelesaikan tantangan, dibiasakan dengan beban dan mampu memantapkan hati dalam senyuman. Amin ”

(23 April 2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s