towards my excellent end.

Gw selalu membayangkan apa rasannya jika gw tau kapan gw akan mati. Apa yang akan gw lakukan dengan sisa waktu itu?

Sekarang, jawaban pertanyaan ini terasa jauh. Tapi, untuk sebagian orang, jawaban pertanyaan ini sama nyatanya dengan vonis mati mereka.

Seperti Meredith Israel Thomas, Ibu yang divonis hanya punya batas waktu 3 bulan lagi, yang ingin meninggalkan bukti cintanya kepada anak tunggalnya lewat tulisan-tulisan di blognya (“Jelang Kematian, Wanita ini Tunjukkan Cinta kepada Anaknya Lewat Blog“, detik.com)

Seharusnya tidak ada yang perlu ditakutkan dari kematian, karena bukankah ia tujuan akhir yang pasti?

Nah, sejauh mana kau mempersiapkan dirimu, diri?

(12 Oktober 2012. “waktu aku lagi bener, muncul akal sehatku…”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s