Langkah Kecil

Gambar

Menulis itu gw kaitkan dengan tingkat kesadaran diri.

Hati yang sadar dan merasa, akan melihat hikmah dalam setiap kejadian, dan tulisan pun hanya jadi soal ketersedian alat tulis.

Tulisan yang terlahir dari hati ini dalam 3 tahun terakhir pun tak lebih banyak dari sepenggal waktu di masa produktif. Melihat tulisan yang lama pun membuat hati ini malu, “What have i became?”.

Selalu tergelitik untuk menganalisa, mengandai andai dan mencari penyebab perubahan ini. Perubahan yang sayangnya bukan hati ini niatkan saat menulis ‘perubahan’. Tapi akan gw apakan hasil analisa itu? Dengan kadar iman dalam hati saat ini, gw menduga hanya akan menjadi lubang hitam untuk menyenangkan hati. Tak manfaat. Tak konkrit.

Default cara kerja otak ini adalah mencari penyebab, untuk kemudian dipahami untuk bisa menganalisa solusi efektif dari masalahnya. Tapi sebulanan ini otak ini masih tak bisa menyakinkan hati; apa penyebab nya.

Di akhir hari, sekadar pengakuan yang gw harapkan bisa melunakkan hati; “Perubahan yang kau alami bukan perubahan yang membawa hati mu makin dekat pada Yang Maha Mebolak balikkan hati”.

13 February 2013, Mega Kuningan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s